Aku tidak luka dengan umpatanmu yang kasar
aku juga tidak marah akan ceracau tak senonoh yang keluar dari mulutmu
aku juga tidak mengiraukan sumpah serapah kosongmu yang tak tentu arah.
Ah, aku juga tidak memusingkan semua yang ada darimu itu.
Bahkan aku lupa bahwa engkau kadang hilang ingatan
seakan akan engkau adalah manekin bernyawa.
Tapi, di sudut bibirmu yang selalu tersenyum saat tidur
ada keikhlasan yang kau terima saat pengkhianatan itu menimpamu; engkau dikhianati tentang niat sucimu mengangkat harkat kaummu.
engkau adalah tumbal khianat dari mereka !
Lipatkain, 26/07/2023