


Pekanbaru- Tirastimes: – Pendidikan merupakan salah satu bagian penting untuk mengejar cita-cita, untuk memperkenalkan pendidikan di lingkungan Perguruan Tinggi, MAN 4 Pekanbaru yang beralamat di jalan Yos Sudarso melakukan program ” Carer Day”, Selasa/31/2023.
Kegiatan Carer Day berlangsung selama satu hari, dengan mengundang 15 perguruan tinggi di Riau, diantarannya Unilak, UIR, UMRI, Politeknik Kampar, Univrab, Fakultas Kedokteran UNRI, UIN, dan Universitas Pahlawan.
Kepala Sekolah MAN 4 Pekanbaru melalui Humas Ega Anggraini S. Pdi saat ditemui mengatakan, MAN Pekanbaru menggagas kegiatan Carer Day, dalam rangka untuk membuka wawasan siswa untuk dapat melanjutkan pendidikan, setelah mereka selesai di sekolah mereka akan kuliah kemana.
” Carer Day ini tahun kedua diadakan oleh MAN 4, dengan adanya kegiatan ini siswa kita mendapatkan gambaran, memiliki wawasan kearah mana setelah tamat, maka kita undang sekitar 15 Perguruan tinggi di Riau, PTN dan PTS, harapannya siswa kita termotivasi melanjutkan studi. Yang tadinya belum memiliki gambaran mereka kuliah maka dengan ini mereka mendapatkan informasi, ” Ucap Ega
Dikatakan Ega bahwa MAN 4 Pekanbaru memiliki total siswa sekitar 410, untuk kelas 12 ada 127 siswa dengan tiga jurusan yaitu MIA, IPS dan Ilmu Keagamaan.
Sementara itu salah satu perguruan tinggi yang hadir melakukan sosialisasi adalah Universitas Lancang Kuning Riau. Sosialisasi kampus Lancang Kuning dilakukan oleh Unilak Super Motivation Team (UST). Hadir memberikan motivasi yaitu koordinator UST Muhammad Akmal SH MH turut hadir dua mahasiswa Unilak penerima beasiswa Devi Armanda Nasution dan Zana Fadillah Arafah.
Motivasi kepada siswa dilakukan didalam kelas, Akmal diawal pemaparannya mengatakan pentingnya kuliah untuk dapat meraih kesuksesan dan mengejar mimpi. Dikatakan Akmal dalam meraih cita-cita maka perlu perencanaan, perencanaan untuk masa depan sudah dimulai sejak bangku kelas 12.
” Ketika saat SMA kita perlu menentukan jurusan apa yang akan di pilih, kampus apa yang dituju, dan siapkan rencana alternatif. Ketika tidak lolos di perguruan tinggi yang menjadi target maka harus ada pilihan kedua. ” ucapnya.(rls/wd)