Menjemput Magfirah: Puisi Syarifah Laila Hayati

321

Sudah ribuan hari
Ku semai
Bahkan menuai
Dari bibit yang ku pilihi
Seakan enggan aku akhiri
Sudah ribuan kali ku mohon
Namun masih ku lukiskan
Bahkan kanvas tidak lagi terluangkan
Bertubi aku tasbih dalam kedangkalan
Sudah ribuan ucap ku langitkan
Tanpa malu meski ku lupakan
Aku kembali meronta dalaam magfirah
Padahal setumpuk legam menanti dilain waktu
Pantaskah aku menjemput magfirah Mu
Di mana setiap ucap akan kembali pada buat
Pantaskah aku menjemput magfirah Mu
Aku si pendosa tanpa malu meminta
Magfirah Mu seluas petala
Sesungguhnya aku tak sanggup dalam api Mu

Tulisan Terkait
Berita Lainnya

Sensasi Momika: Catatan Cak AT

Riau, 2024

Syarifah Laila Hayati menyukai puisi dan menulisnya, hingga diabadikan dalam buku dan bercerita tentang kehidupan terhimpun dalam buku cerpen, majalah.

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan