Merangkum Bahagia dalam Kereta Api: Puisi Ana Lailatul Fauziah

152

Sabtu kini telah tiba
menyusuri lorong stasiun
kebisingan berlalu lalang
gerbong kereta menantiku
kursi setia menemani
perjalanan

menikmati pemandangan
merangkum bahagia di raut wajah
tertuang dalam selembar dikening
kerutan manis meronta untuk melepas rindu

365 hari tak berkampung
mengasah makna di atas lembaran kertas kuning
untuk menebar serbuk golden di bumi Pertiwi

Berita Lainnya

berhenti dan keluar
sambil menenteng gawan
menelusuri wajah yang ku rindu
bapak ibu sedang menunggu di balik pintu keluar

Jember, 1 April 2924

Ana Lailatul Fauziah, M.Pd.I, seorang ibu bersama 7 orang anak. 25 tahun mengabdikan diri di MIS MA’ARIF 39 HIDAYATUL MURID Ampel Wuluhan Jember. Saat ini mengikuti kelas puisi pada “Ruang Kata” Media Sosial yang digunakannya FB: Ana Lf.

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan