

Insan pujangga kalbu, kurawat lbu hingga menutup mata
Betapa indah cinta kasihmu kuisap sedalam lautan yang selama ini kurindukan
Untaian mutiara doa kasih lbu tak bisa kubayar sejagat erat harta karun
Seraut wajah lbu putih memucat, anganku tersentak lantunan parau melandai
Uap paru-paru lbu tersengal menyesak kalbu, kubisikkan kalamullah di telinga
Kusabarkan diri merawat lbu penuh kepahitan, namun berbuah manis di akhirat nanti
Ibu adalah tumpuan sukma hidupku, kini tiada di sisiku lagi
Ya Allah pujanggaku telah berpulang ke ribaan-Mu
Erat hatiku untuk melepas lbu, lsak tangisku terkuras tuntas linang air mata kuyup tiada terbendung
Meratapi lbu tiada arti, ketika kodarullah menjemput, seiring doaku abadilah lbu di surga-Mu.
Kediri, 2 Januari 2024
Supartini adalah nama pena dari Tini. Lahir di Ambarawa 62 tahun yang lalu. Puisi pertamanya adalah empat bait puisi sertifikasi SGDJ (SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN). SGDJ judul puisinya yang pertama, dimuat di majalah Pendidikan Provinsi Jawa Timur Gentengkali Surabaya MEDIA tahun 2008. Kini Tini sedang asik mengasah kepekaan berpuisinya di Asqa lmagination School (AIS) #41.