Negeri Konoha Tak Karuan: Puisi Hendrizon Bin (Alm) Nashruddin Zakaria

88

Sungguh sulit mau ku katakan
Punca mulanya sebuah keadaan
Negeriku makmur kaya bertuan
Kini mengemis jadi gelandangan

Saat memperingati hari merdeka
Pejabat negara ditangkap KPK
Harta berlimpah dimana-mana
Tapi hasil nyolong ternyata

Kasus asli atau palsu tak kunjung usai
Rakyat dibuat hanyut terbuai
Kata-kata manis begitu terungkai
Bersilat lidah nya orang-orang pandai

Pakar hukum membuat hukum
Tajamnya lebih melebihi jarum
Jago bicara dibuatnya vakum
Sehingga si bodoh pun dibuat kagum

Sang pengacara mula bertelaga
Adu argumen, adu jotos bak di atas ring laga
Tak ada lagi tata Krama
Demi tercapai kepentingan semata

Berita Lainnya

Mozaik : Candi Selogriyo

Pandai agama fatwanya bidah
Sering pula tampil ke tengah
Bila diluruskan ujungnya marah
Mengkafirkan dan mengalirkan darah

Sang pendidik pula mengajarkan
Sekedar teori tunaikan kewajiban
Ujung-ujungnya memasang umpan
Meningkatkan nilai pendapatan

Perusahaan megah ditanah rakyat
Hasil kekayaan dikuras hebat
Tak peduli yang jelas diembat
Bahkan pun barang yang berkarat

Walau musim telah berganti
Para pemimpin telah dinobati
Perguruan tinggi tumbuh disana sini
Namun keadilan tak kunjung terbukti

Bengkalis, 24 Agustus 2025

Hendrizon, lahir di Bengkalis 17 Juli 1979. Bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil bagian Kehumasan pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis. Pada 24 Februari 2024. resmi dilantik sebagai anggota Perkumpulan Rumas Seni Asrizal Nur (PERRUAS) Riau sebagai Koordinator untuk Kabupaten Bengkalis Masa Bhakti (2024 -2026). Mulai Aktif menulis sejak tahun 2021.No.Hp/WA 0813 1533 2965.

 

 

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan