Penyerahan, Masjid Kadilangu: Puisi Mohammad Iskandar

975

sedekat sepi
remang sekeliling
azan telah memberi
penanda sujud diri
bakti tubuh di ubin dingin

setumpuk catatan dosa
membumi bersama jiwa

dimurnikan ayat-ayat
memasuki denyut dada
inilah pengakuan
kepada yang murni
segala kini terasa
hanyut dan tenang
sirna tekanan – jejak kasih-Nya

ingatan sepanjang jejak
kelana jauh seorang pencerah
rimba ke rimba
rawa ke rawa
bukit ke bukit
ditempuhnya duka
meneguhkan amanah
di tanah Bintoro ia bercahaya

Berita Lainnya

sujud ini
bakti kepadaMu
hakikat manusia: kesejatian cuma

Kadilangu, 2022

Mohammad Iskandar, penulis puisi kelahiran kota wali Demak. Mengelola grup sastra online KEPUL dan Ruang Kata. Instagram: moissania, Facebook: Mohamad Iskandar

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan