Di kaki-kaki lembah
Pada harap yang rebah
Oleh penghujung salah
Tertebus tumpah ruah
Di sudut usia yang pasrah
Pada mohon yang muntah
Muak oleh para bedebah
Yang menjadi gulma serasah
Di tangga kaum rendah
Mencuci wajah dengan darah
Memanggang tulang yang gerah
Di paksa pula tunduk pada masalah
Tanduk-tanduk para bedebah
Moncong-moncong tanpa salah
Memampang diri berkerah
Tak mau duduknya goyah
Kacau balau terlengkap kalah
Pada kaki tangan bergetah
Yang mengait janji dan marwah
Namun dilupa tersebab telah singgah
Pada tubuh tegap wajah cerah
Tak menghirau pikiran dan celah
Hanya putusan yang menjajah
Kaum-kaum awam yang resah
Ade Puspita Ningsih atau yang akrab disapa Ade, kelahiran 17 tahun yang lalu di desa Sialang Rindang. Ia merupakan seorang siswi di salah satu sekolah menengah atas di kabupaten Rokan Hulu, Riau. Ia juga tergabung dalam komunitas FLP Rokan Hulu. Ia sangat menyukai dunia tulis menulis dan sedang di fase belajar.