Sajak Rasa | Puisi : Ade Puspita Ningsih

251

Sajak Rasa

Kau tuntun jariku mengukir rasa

Kau kenalkan aku pada cinta

Kau bangun hatiku bak astana

Kau redam bekas luka

Pujuk mutiara anak manusia

Seribu sajak merangkai bahasa

Tersuguh kembang merah merona

Suara bansi dan dawai meraja

Aku tak berdaya olehnya

Hanya senyum dan tawa di pias muka

Dengan apa aku bisa berkata

Saat rasa sudah terkuasa

Saban hari kau tabur embun

Memekarkan kuntum-kuntum

Meniarapkan segala lamun

Mengisi lembar rasa dengan harum

Ade Puspita Ningsih atau yang akrab disapa Ade, kelahiran 17 tahun yang lalu di desa Sialang Rindang. Ia merupakan seorang siswi di salah satu sekolah menengah atas di kabupaten Rokan Hulu, Riau. Ia juga tergabung dalam komunitas FLP Rokan Hulu. Ia sangat menyukai dunia tulis menulis dan sedang di fase belajar.

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan