Kau tuntun jariku mengukir rasa
Kau kenalkan aku pada cinta
Kau bangun hatiku bak astana
Kau redam bekas luka
Pujuk mutiara anak manusia
Seribu sajak merangkai bahasa
Tersuguh kembang merah merona
Suara bansi dan dawai meraja
Aku tak berdaya olehnya
Hanya senyum dan tawa di pias muka
Dengan apa aku bisa berkata
Saat rasa sudah terkuasa
Saban hari kau tabur embun
Memekarkan kuntum-kuntum
Meniarapkan segala lamun
Mengisi lembar rasa dengan harum
Ade Puspita Ningsih atau yang akrab disapa Ade, kelahiran 17 tahun yang lalu di desa Sialang Rindang. Ia merupakan seorang siswi di salah satu sekolah menengah atas di kabupaten Rokan Hulu, Riau. Ia juga tergabung dalam komunitas FLP Rokan Hulu. Ia sangat menyukai dunia tulis menulis dan sedang di fase belajar.