Sepiku Yang Membisu Di Laut Paling Biru | Puisi : Firman Wally

82

SEPIKU YANG MEMBISU DI LAUT PALING BIRU

Kelak nanti kau akan kembali merindukanku

lewat sajak-sajak yang selalu kugali

dari isi kepalaku yang sedalam laut biru

Aku bisa kau temukan di antara deburan ombak

atau ombak yang menyisir pasir

sepanjang pesisir

aku ada di situ

entah tergambar dari jejak kakiku

atau jemariku yang melahirkan puisi-puisi

tantang aku dan laut di matamu

yang penuh rindu paling hijau

Tulisan Terkait
Berita Lainnya

Kelak nanti kau akan merindukanku

sebagaimana pelaut yang tak lagi melaut

lalu air mata rindunya jatuh dan menyatu

di hamparan laut biru

Bila kerinduan itu terjadi

cukup kau menggunakan sepiku yang membisu

aku akan menemanimu

sebagaimana sunyi

yang selalu abadi bersama puisi

Tahoku, 25 November 2021

  • Pria kelahiran Tahoku, 03 April 1995. Karya-karyanya sudah termuat di berbagai antologi puisi, di ataranya Antologi Puisi Dari Negeri Poci 10 “Rantau” Dari Negeri Poci 11 “Khatulistiwa” dan empat puluh antologi lainnya. Ada pun karya-karya sastranya tersiar juga di berbagai media online. Penulis buku Puisi “Lelaki Leihitu” 2021 dan “Kutemukan Penyesalan di Setiap Kehilangan” 2021. Selain menulis ia juga beraktifitas sebagai pengajar.

Untuk pemuatan karya sastra (Puisi, Cerpen, Pentigraf, Esai, Pantun, Kritik, Resensi, Peristiwa Budaya, dan tulisan sastra lainnya) silakan dikirim melalui surel:

redaksi.tirastimes@gmail.com

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan