Larangan Penebangan Kayu Bakau Berdampak pada Ekonomi Warga, DMDI Riau Gelar Baksos bagi Dhuafa dan Muallaf di Kepulauan Meranti

9

PEKANBARU _ TIRASTIMES: Kepedulian terhadap masyarakat terdampak persoalan ekonomi mendorong Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Riau menggelar Bakti Sosial DMDI Riau 2026 di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Kegiatan bertema “Berbagi Bersama Kaum Dhuafa dan Mualaf” tersebut akan dilaksanakan pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026. Sejumlah bantuan akan disalurkan, di antaranya ratusan paket sembako dan pakaian layak pakai. Selain itu, kegiatan juga akan diisi tabligh akbar serta kegiatan sosial lainnya.

Ketua Panitia Bakti Sosial DMDI Riau, Ustadz Ayub Nahar, S.Ag., menjelaskan, pemilihan beberapa desa di Kepulauan Meranti sebagai lokasi kegiatan memiliki alasan khusus. Masyarakat di sejumlah wilayah di Kepulauan Meranti. mengalami dampak ekonomi setelah adanya larangan penebangan kayu bakau untuk pembuatan arang bakau (mangrove). Kondisi tersebut menyebabkan sebagian masyarakat kehilangan mata pencaharian.
“Akibatnya mereka menganggur dan menjadi kaum dhuafa,” ujar Ayub.

Menurut Ayub, kegiatan bakti sosial tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk kepedulian dan kebersamaan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya kaum dhuafa dan mualaf di wilayah pedalaman Kepulauan Meranti.

“Kami bersyukur karena semangat kebersamaan sangat tinggi. Insya Allah kegiatan ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat dhuafa dan para mualaf di pedalaman Kepulauan Meranti,” kata Ayub didampingi Timbalan Ketua Panitia, Pn. Jahlelawati Jaafar, M.Si, Sekretaris Bambang “Tuk Benk” Irawan dan Bendahara Pn. Rina Fastyalynda, SH.

Pelaksanaan kegiatan tersebut mendapat dukungan dari jajaran DMDI se-Riau dan bekerja sama dengan sejumlah organisasi Islam, termasuk Ijtihadul Muballighin.
Ayub didampingi Timbalan Ketua Panitia Pn. Jahlelawati, Sekretaris Bambang “Tuk Benk” Irawan dan Bendahara Pn. Rina Fastyalynda.

Koordinator Lapangan di Kepulauan Meranti, Ustadz Fauzi, menyebutkan, pihaknya sedang mempersiapkan data calon penerima bantuan dari kalangan dhuafa dan mualaf.
Rombongan panitia akan ditempatkan di pesantren yang dipimpin Ustadz Fauzi selama pelaksanaan kegiatan.

Menurut salah seorang panitia, H. Amnizar, Sos, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Persatuan Kampung-kampung (Sidang) Negeri Melaka yang diketuai Dt. Shaari bin Abu. Organisasi tersebut turut menyumbangkan dana sebesar RM1.000. egiatan ini juga mendapat dari Persatuan Kampung-kampung (Sidang) Negeri Melaka yang diketuai Dt. Shaari bin Abu. Organisasi tersebut memberikan sumbangan sebesar RM 1.000 untuk mendukung kegiatan sosial tersebut.

Sementara itu, Koordinator Pakaian Layak Pakai, Pn. Tutin Apriyani, SE., mengatakan sumbangan pakaian layak pakai dari masyarakat dan para donatur terus berdatangan.
“Hingga saat ini sudah terkumpul ratusan helai pakaian untuk laki-laki, perempuan dan anak-anak,” ujar Tutin yang akrab dipanggil Nenny.

Ketua DMDI Riau, Datuk Drs. H. Masrul Kasmy, M.Si., mengatakan bakti sosial tersebut menjadi kegiatan akhir kepengurusan DMDI Riau yang masa khidmatnya berakhir tahun ini.
“Saya mengharapkan dukungan para donatur untuk menyumbangkan dana atau bantuan lain. Bagi para donatur yang sudah menyumbang, atas nama panitia kami mengucapkan terima kasih,” kata Masrul Kasmy yang didampingi Timbalan Ketua DMDI Riau, Dr. (Can) Fakhrunnas MA Jabbar, M.I.Kom.

Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi masih dapat membantu melalui donasi paket sembako senilai Rp150.000 per paket.
Donasi dapat disalurkan melalui rekening Bank BCA atas nama Rina Fastylynda Syafitr dengan nomor 1440250897.

Informasi kegiatan dapat diperoleh melalui Ketua Panitia Ustadz Ayub Nahar di nomor 0812-7781-4472 atau Sekretaris Panitia Bambang “Benk” Irawan di nomor 0812-7704-9665. (NS/BK)

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan