Setangkai Bunga Kertas | Puisi : Ika Yuni Purnama

154

SETANGKAI BUNGA KERTAS

Semak belukar seperti tertawa padanya

Ia memang kesepian

Sendiri

Tangkainya menjuntai lembut, seakan tiada gairah

Kelopak-kelopak tipis merona lila

Seolah penuh senyum

Senyum sepi

Akar belukar telah menghimpit

Mengikat sebagian tangkai

Bagaimana bicara pada rumput ilalang

Berita Lainnya

Mereka menjauh tertiup angin

Angin juga membuat kelopak meringis ompong

Hari ini ujung kelopaknya memerah dan marah

Tangkai lembut penuh duri

Mengeras dan panas

Ingin menusuk hati para belukar

Ia rapuh

Namun tetap cantik

Indah anta permana

Jakarta, 13122022.03.49 WIB

Ika Yuni Purnama, lahir di Yogyakarta, 26 Juni. Sarjana Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Master of Humaniora Pengkajian Seni Pertunjukkan dan Seni Rupa, Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, dan Doktor Pendidikan Seni Universitas Negeri Semarang (UNNES) Semarang. Profesi yang ditekuni hingga saat ini sebagai Desainer Interior beberapa bangunan hospitality dan eksibisi serta dosen Fakultas Seni Rupa Dan Desain Institut Kesenian Jakarta (IKJ).

Untuk pemuatan karya sastra (Puisi, Cerpen, Esai, Kritik, Resensi, Peristiwa Budaya, dan tulisan sastra lainnya) silakan dikirim melalui surel: 
redaksi.tirastimes@gmail.com

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan