Puisi Nasihat Diri : Harihari Mati, Karya Musa Ismail

NASIHAT DIRI : Harihari Mati
Musa Ismail


Bismillah,

Hari hari bagai bangkai 
Orang sekarat jadi mayat Linglung dalam bingung 
laksana debu di ujung daun
Harihari berkurung berkabung bak dipasung
Nyawanyawa limbung tak bisa disambung
Kemanakah dada yang kau busung?
Tuhan,
sehalus debu yang Kautitipkan menjadi segunung hina dunia: KITA!
Kematian harihari mati
Kita merangkai kematian sendiri dari uang, pasar, atm, keramaian, dan tangan sendiri.
Harihari mati rindu berubah ngeri Alhamdulillah.


(Bengkalis, bilik puisi, Sabtu, 26 Rajab 1441 H / 21 Maret 2020)

Untuk pemuatan karya sastra (Puisi, Cerpen, Esai, Kritik, Resensi, Peristiwa Budaya, dan tulisan sastra lainnya) silakan dikirim melalui surel: 
redaksi.tirastimes@gmail.com

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan