Dalam hening di rimba basah,
langkahmu bagai zikir diam,
gajah Sumatra, penjaga sunyi purba,
kulitmu simpan doa tanah lama.
Engkau bagai ayat hidup, tersebar antara akar dan cahaya redup,
setiap jejakmu tanda kuasa-Nya,
hutan pun sujud tanpa kata.
Matamu teduh laksana langit usai hujan.
Simpan rahasia jauh dari insan.
Kau tahu jalan pulang tanpa peta.
Hati lekat pada kehendak-Nya.
Namun dunia lupa adab merawat amanah dan doa.
Tebang sunyi, usir makna.
Engkau jadi bayang samar.
Tasbih lepas dari genggam semesta.
Engkau pun jatuh, bagai diserang pasukan burung ababil.
Tinggalkan jejak gadingmu.
Tak mudah retak dimakan usia.
Waingapu, 04-04-2026
Vitriah B. Laga, S.Pd. Memiliki nama pena Vitriah B.Laga. Merupakan penulis dari Flores (NTT). Berprofesi sebagai guru dan sudah menerbitkan tiga belas buku antologi yang berjudul Kidung Cinta Persahabatan, Melejitkan Potensi Penulis, Tenunan Kata Penuh Makna, Menumbuhkan Budaya Literasi di Masa Pandemi, Program Unggulan Sekolah dan Kampus Gerbang Kesuksesan, Guru Berkesan Tak Lekang dari Ingatan, Tenunan Kata Penuh Makna 2, Sajak Kenangan, Cambuk Kehidupan 1, Peribahasa Antologi Cerpen, Puisi dan Opini, Aksara Menembus Angkasa, Hero di Embus Napasku, Sabar dalam Pengabdian merupakan buku solo pertamanya.Ia merupakan lulusan Kelas Puisi Online Refleksi Jelma Puisi bersama Muhammad Sholeh Arshatta–Symprerifora Publisher 2026. Aktif di Kelas Puisi Asqa Imagination School (AIS) #67. Penulis bisa disapa di akun FB: @Vitriah B. Laga, IG: @vitriah_laga