Syair Rumah Panggung – M. Rizal Ical

Dengan bismillah irama senandung
Syair berkisah rumah panggung
Timpat tinggal tinggi bumbung
Warisan berzaman begitu agung

Amboi molek rumah warisan
Sejak dahulu masih berkekalan
Berdiri kokoh ramai sebutan
Jauh merantau rindu terkilan

Rumah tinggi tangga berjenjang
Berbentuk limas berbaris tiang
Tampak muka hingga belakang
Cantik ukiran seluas pandang

Tangga berjenjang sambut selasar
Sebelum masuk pahatan pagar
Duduk bersembang tawa kelakar
Mufakat kata seraya bersandar

Pagar bulat pahat tepian
Tertusun indah untuk pegangan
Intai mengintai lintas tatapan
Jeling mata keliling sekalian

Tepian tangga sebuah tempayan
Basuh kaki jaga kebersihan
Beralas kering siap suguhan
Terhindar rumah bahaya kuman

Rumah panggung warisan Melayu
Tingkap lebar berbahan kayu
Lalu lalang berhembus bayu
Masuk berangin sejuk mendayu

Langsi tersibak pelan melambai
Sekat kamar terhampar permai
Tikar pandan gulung tersadai
Bentang ketika bersembang handai

Ruang luas belok berbatas
Letak susun begitu pantas
Menuju dapur rendah beralas
Kerasan berlama tidak terjejas

Rumah panggung bermacam tafsir
Supaya terhindar bahaya banjir
Hewan buas terhindar mampir
Percik kotor tanah berlendir

Rumah panggung peninggalan sejarah
Ragam bentuk berbeda ubah
Duduk berbincang membuat betah
Ramai bersenda suasana meriah

Tempat bermukim cahaya hidup
Beradab keturunan peredam gugup
Pertanda bujang berdiri sanggup
Bertaut hati makan setangkup

Rumah panggung warna mengkilat
Ruang berlabuh kaum kerabat
Nyaman rehat melepas penat
Aman selamat ancaman jahat

Tempat singgah musafir lalu
Sikap ramah sejak dahulu
Mendinding aurat menutup malu
Salur hasrat sepuas perlu

Hak anak menyangkut hutang
Orang tua bukan sembarang
Tumbuh sehat besar berkembang
Menakar cinta berkasih sayang

Rumah beratap menampung hujan
Terhadap panas mampu menahan
Dinding penghambat tempias sempadan
Terdapat penanggah sisi bertepian

Berbilik dalam beruang besar
Bagian belakang hampar pelantar
Cauk hembak bual terdengar
Ketika kenduri bersusun banjar

Batas lantai disebut bendul
Hindar berjalan sampuk teragul
Rasuk pengikat rangka terkumpul
Tongkat rumah beban memikul

Ornamen ukiran hiasan pintu
Kayu hutan sudahlah tentu
Mengandung tamsil telaah sesuatu
Paham berguna sewaktu-waktu

Kepada muda menyampai pesan
Rumah panggung permata intan
Luhur nilai mahal berkilauan
Kuat menjaga dilupa jangan

Kelapapati, 26 Muharam 1443 H

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan