Karya : Datin Sariana
Batas senja,
Saat kita merajut cinta kasih mesra.
Kini,
Telah hadir malam kelam.
Ditambah pula,
Aku sendirilah,
Yang merajut cinta kasih dalam sepi.
Aku sendirilah,
Yang merangkai duka cinta pilu.
Padahal,
Harapan hati ini,
Tubuh cintamu hadir saat ini.
Agar hati rindu cinta ini,
Terhubung lembut dengan hati cintamu.
Namun,
Bayanganmu tetap tak hadir jua.
Kekhawatiranku nantinya,
Semua kenangan indah saat bersamamu,
Akan lekang dimakan waktu.
Dan tak akan pernah tumbuh lagi,
Tunas cinta buatmu.
Bagan Barat, Jumat, 16 Mei 2025.19.40