Detik ini kutitipkan malam dengan secangkir pilu
Karena aku tidak sanggup menciptakan dialog
Aku membakar lukisanmu di telapak tanganku
Aku lupa engkau telah membalut luka menganga di jantungku
Si bodoh ini lupa diri mendambakan kertas
Haleluyaaa! Puji Tuhan!
Telingaku terbakar mendengar sorakan di gedung itu
Aku orang Israel yang lupa akan Tuhanku
Beribadah kepada para Baal dan Asyer berdasi
Tembok tembok itu menghalangi ruang mataku
Aku berjalan di aspal menuju neraka
Penyesalan mengalir di aliran sungai
Aku malu untuk menyapa-Mu.
Pekanbaru, 20 Mei 2023
Geby Nathania, siswa SMA Cendana Pekanbaru.