Ketum WPI Pusat, Bundo Free Kukuhkan Pengurus WPI Wilayah Seluruh Indonesia di TIM Jakarta, WPI Riau Dipimpin Tutin Apriyani

Ketum WPI Pusat, Bundo Free Kukuhkan Pengurus WPI Wilayah Seluruh Indonesia di TIM Jakarta, WPI Riau Dipimpin Tutin Apriyani

137

JAKARTA —TIRASTIMES: Setelah sukses melaksanakan Pelantikan Pengurus Pusat Wanita Penulis Indonesia (Women’s Power Indonesia- WPI) di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, WPI kembali menggelar agenda penting berupa pengukuhan pengurus wilayah seluruh Indonesia. Acara ini berlangsung pada Hari Kartini, di PDS HB. Jassin, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Senin (21/4).

Pengurus WPI wilayah yang dikukuhkan itu adalah Jambi: Ramayani Riance, Medan: Anita Kencanawati, Jogyakarta, Ulfatin Ch, Banten:Citra, NTB: Sulastri (Ule Ceny), Padang: Era Nurza, Bandung: Leila Purwanto, Maluku: Roesda Leikawa, NTT: Patricia Menge dan Riau Riau dengan ketua Hj. Tutin Apriyani, SE, sekretaris: Hj. Sri Raberty Fri Satrya, ST (Hening Wicara) dan bendahara: Yeni Satriani, M.Pd

Arah jarum jam: foto bersama, Ketum Free serahkan SK, para ketua wilayah WPI, Tutin dan Hening.
Arah jarum jam: foto bersama, Ketum Free serahkan SK, para ketua wilayah WPI, Tutin dan Hening.

Dalam prosesi pengukuhan, masing-masing ketua pengurus wilayah menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan yang diserahkan langsung oleh Ketua Umum WPI Pusat, Dr. Free Hearty yang akrab dipanggil Bundo Free.

Ketua Umum WPI Pusat, Dr. Free Hearty dalam pengarahannya mengatakan para pengurus yang dikukuhkan memiliki tanggungjawab besar dalam membangun dan mengembangkan dunia kepenulisan berbagai genre di wilayah masing-masing.

Sejalan dengan itu, kata Free, pengurus wilayah ini secara resmi menerima mandat untuk membentuk kepengurusan lengkap di wilayah masing-masing.

Selanjutnya, pengurus inti ini akan menyusun struktur organisasi lengkap serta menetapkan koordinator-koordinator cabang di tingkat kabupaten/ kota di antaranya Kota Pekanbaru, Dumai, Kampar, Siak, dan Bengkalis.

Usai acara pengukuhan dilanjutkan dengan Bedah Buku dan Diskusi dua buku inspiratif, yakni Balon-Balon si Balkon karya Hening Wicara (Pekanbaru) dan Perempuan Penjaga Tradisi karya Ule Ceny (NTB). (ns/fir/wid)

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan