di hadapan Yang Maha Puisi;
kami tak takut dicabik-cabik kenangan
dipaksa subur di bulan juni yang mati
kami tidak lagi awali ibadah puisi
dengan niat doa yang selama ini
merawat anak-anak kata yatim
di lambung kehidupan yang tamak
kami tak lagi mencari cinta yang beranak
sejak kami memakamkan mayat kenangan dengan tidak layak.
Sungai Sirah Pilubang, 6 Juli 2024