Laporan Perjalanan Gol A Gong (Bagian 5): Kado Novel dan Pelatihan Menulis Cerita Anak di Laos

32

Sudah hari kelima di tahun 2026. Aku, Jordy, dan Natasha mulai mengemasi perlengkapan ke dalam ransel Eiger.

Tepat pukul 08:00, aku dan Jordy meluncur dulu ke KBRI. Bu Emi – istri Ahmad Dahlan – Konselor RI KBRI Laos, menyetir. Di kantor, aku memberikan souvenir novel Balada Si Roy yang hanya satu aku bawa untuk Ahmad Dahlan.

Sejak SMP, saya membaca Balada Si Roy di majalah HAI,” kata Ahmad Dahlan.

Setelah itu kami kembali ke rumah. Bu Emmy dan asisten rumah tangganya, Bu Tusinem, langsung menyiapkan konsumsi untuk acara pelatihan pukul 10:00. Wah, makan besar.

Awalnya satu kegiatan saja. Pelatihan menulis esai dan puisi di rumah Pak Derry dan Bu Linda, diaspora Indonesia di Vientiane Laos, Sabtu 3 Januari 2026. Tapi Bu Emi ingin ada pelatihan lagi.

Tulisan Terkait

Merenda Malam: Puisi Irohima

Mas Gong nanti ketemu Ibu-ibu KBRI ya. Mereka juga nanti bawa anak-anaknya,” kata Bu Emi.

Alhamdulillah, kemudian pihak Dharma Wanita Perwakilan KBRI Laos bikin kegiatan pelatihan lagi, Senin 5 Januari 2026 di rumah Achmad Dahlan, Konselor Politik KBRI Laos.

Kali ini menulis cerita anak, karena anak-anak sedang libur sekolah. Seru juga. Mereka membacakan tugasnya; ada yang menulis dalam bahasa Inggris dan Indonesia.

Sorenya kami ke terminal bus Vientiane. Menuju Hanoi Vietnam. Tunggu cerita di perbatasan Laos – Vietnam ya.

5 Januari 2026

Gol A Gong
Traveler, Author
*) Aku tulis di dalam bus yang meluncur menuju Hanoi, pukul 10:00.

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan