GPMB Riau dan Dipersip Bekali Duta Pelajar Influencer Riau dengan Literasi dan Motivasi Membaca

5

PEKANBARU-TIRASTIMES Pengurus Daerah Gerakan Pembudayaan Minat Baca (GPMB) Provinsi Riau bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dipersip) Provinsi Riau turut ambil bagian dalam kegiatan Audiensi Kunjungan Literasi bersama Duta Pelajar Influencer Riau, yang digelar di Perpustakaan Soeman Hs, Pekanbaru, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat budaya literasi di kalangan generasi muda, khususnya para pelajar yang memiliki peran sebagai influencer dan diharapkan mampu menjadi penggerak literasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Dalam kegiatan ini, GPMB Provinsi Riau menghadirkan dua narasumber, yakni Ketua PD GPMB Riau Herayulwita yang menyampaikan materi tentang motivasi dan peningkatan minat baca, serta Kabid Humas GPMB Riau, Firdaus Herliansyah yang membawakan materi mengenai literasi digital.

Sementara itu, dari Dipersip Provinsi Riau, materi disampaikan oleh Herawaty, Pustakawan Ahli Muda, yang mengangkat tema sejarah Perpustakaan Soeman Hs.

Dalam penyampaian materi motivasi minat baca, Herayulwita mendorong para pelajar untuk menjadikan membaca sebagai bagian dari kebutuhan dan kebiasaan sehari-hari. Menurutnya, membaca bukan sekadar aktivitas untuk mendapatkan informasi, tetapi juga menjadi salah satu cara untuk memperluas wawasan, membangun pola pikir kritis, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Tulisan Terkait
Berita Lainnya

Para Duta Pelajar Influencer Riau juga diajak untuk tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi mampu menjadikan pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan membaca sebagai bekal dalam menghasilkan karya dan konten yang positif.

Sementara itu, Firdaus Herliansyah menekankan pentingnya kecakapan literasi digital di tengah derasnya arus informasi melalui media sosial dan berbagai platform digital.

Menurutnya, generasi muda perlu memiliki kemampuan untuk memilah, memahami, memverifikasi, serta menggunakan informasi secara bijak. “Saring Sebelum Sharing” menjadi semakin penting bagi para pelajar yang aktif di dunia digital dan memiliki pengaruh terhadap teman sebaya maupun masyarakat melalui konten yang mereka hasilkan.

Di sisi lain, Herawaty memberikan wawasan kepada para peserta mengenai sejarah Perpustakaan Soeman Hs. Pengenalan sejarah perpustakaan terbesar dan menjadi salah satu ikon literasi di Provinsi Riau tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki serta meningkatkan ketertarikan generasi muda untuk memanfaatkan perpustakaan sebagai ruang belajar dan pengembangan diri.

Melalui kegiatan ini, para Duta Pelajar Influencer Riau diharapkan dapat menjadi duta literasi yang mampu mengajak generasi muda untuk gemar membaca, cerdas bermedia digital, serta menghasilkan dan menyebarluaskan konten-konten edukatif dan inspiratif. (fir)

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan