Pijar-Pijar Bening | Puisi : Yenni Sarinah

136

PIJAR – PIJAR BENING

Secarik kertas ku paparkan…

Tarian tinta menari indah di hamparannya…

Secarik kertas lagi – lagi ku paparkan…

Mengisahkan engkau dalam alunan tinta dan cintanya…

Menari..

Berlari hilir mudik nan larut dalam penghayatan…

Bersama tetesan pijar – pijar bening…

Bersama desah – desah kerinduan yang menggebu – gebu bak taufan menghempas padang…

Bersama seuntaian do’a dan pijar – pijar bening yang serentetan tetes demi tetes terhampar bersama tarian tinta ini…

Tulisan Terkait

Rempang: Husnu Abadi

Bersama itu lah yang menjadi harapan…

Keinginan… kerinduan… kehangatan… sebuah dekapan pengobat pijar – pijar bening yang berlinang…

Menderu… tiada henti memerangi gersangnya hamparan lembut pipi mungil yang rindu akan keriangan… tawa… kebersamaan…

Hari ini ibu, pijar – pijar bening kembali terurai panjang setelah sekian lamanya waktu berlalu tanpa pertemuan yang tak kunjung hadir menjemput kepulangan…

Ibu… jika hayat ini masih panjang…

Izinkan pijar – pijar bening ini mendarat bersama hangatnya dekapanmu…

Pijar – pijar bening yang selalu menunggu pertemuan…

_______________

  • Yenni Sarinah, S.Pd dengan nama pena Hazimah Khairunnisa’. Kelahiran Selatpanjang, 1989. Seorang ibu peradaban. Tim Penulis Opini Islam Kaffah wilayah Bukit Raya,  Pekanbaru, Riau.

Untuk pemuatan karya sastra (Puisi, Cerpen, Pentigraf, Esai, Pantun, Kritik, Resensi, Peristiwa Budaya, dan tulisan sastra lainnya) silakan dikirim melalui surel:

redaksi.tirastimes@gmail.com

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan