ketika itu
dunia yang cantik dan tua baru saja menjadi ibu
dilahirkan bayi baru nan lucu
menggemaskan segala penjuru
bayi itu bernama
: sosial media
alam raya gempar
sang bayi bisa membuat waktu berputar
melawan arah jarum-jarum jam
menengunjungi ranah-ranah silam
orang-orang senang bukan kepalang
karena mereka bisa temukan semua yang hilang
juga bisa hadirkan segala kenang
nan di ingatan hampir lekang
suatu malam
tiba-tiba saja ada balon hitam
di balkon sosmedku mendekam
ia datang menerkam segalaku yang runyam
kusam
buram
sekaligus ia rubah segalaku menjadi indah
meriah
merekah
walau demikian adanya
andai untukku hanya diperkenankan satu hal saja
aku ingin tak pernah saling mengenal dengannya,
selama-lamanya
Pekanbaru, Juli 2022