Kategori Pencarian
Budaya
Sweet Breakfast: Puisi Husnu Abadi
kulirik-lirik dia
Kopi Filipina jawabannya
Kubisikkan angin padanya
Sepiring buah…
Sebuah Ahad Yang Pagi: Puisi Husnu Abadi
Ketika kubuka kalender hari ini
Ahad empat belas Juli
kubaca di layar mobile
Ucapan…
Masjid Khudamuddin: Puisi Husnu Abadi
kucari-cari rumah Mu di sini
Tempat aku merehat-rehat
Setelah lawatan dunia
Tak juga…
Mayat Kenangan: Puisi Palito
di hadapan Yang Maha Puisi;
kami tak takut dicabik-cabik kenangan
dipaksa subur di bulan…
Kematian Sepucuk Surat: Puisi Zulfadhli
email email menyisipkan pesan
dalam waktu ringkas serba terhubung
hilang sudah secarik…
Manila dan Manula: Puisi Husnu Abadi
Ada sepasang merpati
Berduaan sepanjang hari
Menikmati matahari pagi
Tak henti- henti…
Lune et Étoile: Cerpen Yansi Aresta Camila
Sore hari adalah waktu yang tepat untuk menikmati cahaya matahari sore dan desir ombak…
Bandara Ninoy Aquino: Puisi Husnu Abadi
Namamu ada di sini
Lambang perlawanan
Atas rezim tirani
Engkau memang luar biasa…
Mencintai Mayat: Puisi Palito
tubuh ayah dan ibu terbujur dingin dan kaku,
kedua matanya melotot;
melototi waktu yang…
Titanic: Puisi Yenni Reslaini
seperti hari yang akan terus digandoli ingatan
tidak sekedar romantisme gubahan lirik…
Papan Reklame: Puisi Fathurrozi Nuril Furqon
Kami berserah pada papan reklame
Saat telah padam unggun
Yang coba kami nyalakan
Untuk…
Titisan Tinta: Puisi Yenni Reslaini
tak perlu kau bayar aku
dengan oceh seribu satu
cela segala buruk rupa
kata adalah…
Parade Akhir Waktu: Puisi Denok Aisandi
kau temukan parademu
di antara lengkingan manusia shaleh
dan rintihan para pendosa
mana…
Jejak Matahari Pagi: Puisi Yenni Reslaini
susur jalan diam menerima kabar angin
hijau lembut penuh kristal mengguyur
dedaunan sapa…
Kembali Pra Neanderthal
Waktu telah berjaya
Mengembalikan manusia
Pada zaman pra Neanderthal
Saat di catwalk…