Kategori Pencarian
Budaya
Lubuk Jambi Imajinasiku: Puisi Isnadi
Memantik gadis kuantan
Kupatut ia sekupu
Kulihat ia senada
Kukayatkan ia seirima…
Marun adalah Kematian: Catatan Rian Kurniawan Harahap
Bedah Buku Rio Rozalmi dalam Milad FLP Ahad, 23 Februari 2025
Penulis memilih dominasi…
Balada Bayar, Bayar, Bayar: Catatan Cak AT
Di suatu negeri yang katanya demokratis, ada satu lagu yang begitu kuat hingga harus…
Pesan Gagasan: Puisi Dienullah Rayes
memantik batu api
jelma kembang api
menyala dian sepi.
memeras batu duka
menggerimis…
Pak Tua Jangan Marah: Cerpen Hendrizon
Adham, adalah seorang sosok tua yang tinggal pada suatu pondok di sebuah desa. Setiap…
Tunggu Giliran Kalian: Catatan Cak AT
Di pelataran Gedung Merah Putih KPK —yang kini lebih mirip panggung teater absurd…
Cemilan Cepuluh Cebelas: Puisi Wahyu Mualli Bone
Tidak apa-apa lah
Bunyinya begitu
Kalau diubah kehilangan sesuatu
Sambil duduk ditemani…
Selaras Alam: Catatan Cak AT
Jika Jawa Barat memang diciptakan saat Tuhan sedang tersenyum, seperti kata MAW Brouwer,…
Pemilihan Ketua RT: Cerpen Mohd. Nasir
Masa jabatan Pak Karim sebagai Ketua RT sudah lewat hampir 2 bulan. Sekitar 6 bulan…
Mengunjungi Empat Stadion Internasional di Eropa : Oleh Tutin Apriyani
Mengunjungi Empat Stadion Internasional di Eropa : Oleh Tutin Apriyani
Lilin Bagi Indonesia Gelap: Catatan Cak AT
Di bawah terik matahari, mahasiswa Indonesia kembali menyalakan lilin. Sebuah aksi yang…
Selebrasi Aksara: Puisi Kia Roe
Melewati bayang sepi
Terciptalah sebuah puisi
Menjumpai banyak rasa dan warna-warni…
Fatwa Laut Saja Tak Cukup: Catatan Cak AT
Mungkin laut tidak bisa menangis, tapi kalau bisa, pasti ia sudah berlinang air mata lebih…
Adam Selanjutnya: Puisi Wahyu Mualli Bone
Jika yakin bahwa Adam pernah ada
Dalam kisah manusia pertama
Belum ada kawan sejenisnya,…
Jemari Tangan Dedaunan Melambai-lambai Senyuman: Puisi Dienullah Rayes
hujan berlian di perantauan
hujan kerikil di negeri kelahiran
beta cinta tanah air yang…