Jemari Tangan Dedaunan Melambai-lambai Senyuman: Puisi Dienullah Rayes

55

hujan berlian di perantauan
hujan kerikil di negeri kelahiran
beta cinta tanah air yang air mata.

suasana batinku gelar bugar akal jempol
saya pun mekar mawar senyum
pada insan yang terkenal
dia pun paling muka dan gegas tancap gas motor arah belokan kiri jalanan beraspal.

dia bukan kerabat dekat yang putih hati
digauli dalam hidup dan kehidupan
yang girang-gersang ini.

Berita Lainnya

Hitam Putih: Puisi Sakura Ratna

suasana lain batinku yang humanis manis
beta pun jumpa dengan insan asing memutar pedal kereta angin
dia sama sekali tak saya kenal dan bukan orang terkenal
tiba-tiba bibir batinku tersenyum
lalu tercermin di bibir wajahku mekar senyum beralas ihlas.

spontan dia sambut lewat senyum mengembun di ubun-ubun otak jati dirinya.

dua senyum melintas di alam semesta
dan dia itulah sahabat-kerabat yang makrifat
di bola mata dunia yang fana
dan
di negeri misteri pesona abadi
Yang Maha Abadi Yang Maha Pasti Tak Terganti.

Sumbawa di bawah emper langit NTB
19 Februari 2025.

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan