Kategori Pencarian
Perahu Kata
Ikrar Guru Sepanjang M(asa): Puisi Lisma Tarianbutar
Dirangkai dari angka-angka yang hancur berkeping menjadi sebuah nilai berarti
Dipeluknya…
Melipat Kenangan: Puisi Lisma Tarianbutar
Dalam angan tersimpan sejuta kenangan
Satu-persatu cerita melekat
Sesekali dibuka dan…
Senyum Beda: Wahyu Mualli Bone
Sampai nanti. Akhirnya dijemput juga. Dengan senyum beda menanyakan. Ke rumah pasti bisa.…
Bang: Puisi Wahyu Mualli Bone
Akan semakin sayup berkabar. Kata buku-buku.
Seputar kabar tentang pertemuan pakar…
Matahari Hilir: Puisi Wahyu Mualli Bone
Lelah memeluk lipatan tangan. Kaki yang kerap melangkah terhenti sejenak, Otak lempam…
Kita Memandang Mereka Menentang: Puisi Zainul Dzakwan Arabi
Mataku
Helat
Matamu
Tersemat
Bundarnya mengupas
Kedip-kedip kecil
Tidak ingin…
Jam yang Tepat: Puisi Nur Guntur Darusman
Jam bergerak dengan detiknya
menemaniku menunggu sesuatu
yang kunantikan muncul dalam…
Belimbing Sayur: Puisi Wahyu Mualli Bone
Sedikit asam, tapi bisa memancing picing mata, bergidik kuduk dan angguk balam. Masih…
Hati Yang Berduka: Puisi Rina Arlianti
dedaunan luruh
senandung rindu
hati sedih
menangis
dahan yang bergoyang
dihembus…
Mulai dari Awal Lagi: Puisi Rina Arlianti
Temaram malam menghampiri
Inspirasi membuncah
Pena menari di atas kertas putih
Larik…
Rekah Rindu: Puisi Bunda Swanti
Warna yang mewah, rekah merah penuh pesona
Kutanam di halaman depan rumah
Ada beberapa…
Mengunjungi Selat Hatimu: Puisi Dewis Pramanas
aku telah selesai
mengunjungi teritori selat hatimu
yang memisahkan kasih dan benci…
Guru Ngaji: Puisi Joyce Arifin
Tutur halus
Berbungkus sabar
Kenalkan perlahan
Aksara baru
Tuntunan Ilahi
Paham…
Marapi Merapal: Puisi Wahyu Mualli Bone
Tiada maksud menyakiti sekitar. Ketika mulut ini terbuka mengeluarkan bara basah, bukan…
Kamu: Puisi Bunda Swanti
Entah kenapa kamu terlihat terlalu kopi, bukankah sudah berulang kali kukatakan jika aku…