Kategori Pencarian
Perahu Kata
Nyamuk Bindeng: Puisi Wahyu Mualli Bone
Berkurang nyamuk, mungkin habitatnya jauh dari jangkauan. Kasihan, entah apa makanannya di…
Jika: Puisi Bunda Swanti
Jika adaku membuat mati maka kuburlah
Racun jangan disimpan di balik belulang dan merah…
Nyosah, tentang luapan air: Puisi Aal Rahim Sekha
Menunggu terang dari cahaya matahari
Hamparan bumi yang telah diam pasrah
Saat; air…
Masih Adakah Cinta: Puisi Tien Marni
Ketika petang itu tiba
Hujan rinai nyanyikan
lagu-lagu purba
Semilir angin membelai…
Bisik: Puisi M. Khudri Anwar (0m Brewok)
Ketika ombak menyibak
awan membuka celah cahaya fajar
Saat itu aku menulis kisah tentang…
Ungkai: Puisi Aal Rahim Sekha
Ucap itu adalah kata
Ajak itu adalah tawaran
Iya itu jawaban
Semuanya telah terikat…
Satya Sawala: Puisi Wahyu Mualli Bone
Tiap-tiap kepal punya maksud dalam acungan.
Kumpulan kepul berlainan kuntum bunga…
Merawat Pujangga: Puisi Tini
Insan pujangga kalbu, kurawat lbu hingga menutup mata
Betapa indah cinta kasihmu kuisap…
Sumberku: Puisi Zainul Dzakwan Arabi
Kau sumberku
Gagalnya etik manusiawi
Lilitan kabel ke sebuah pelacak kebenaran
Tanpa…
Bulan Lampau: Puisi Wahyu Mualli Bone
Tinggallah purnama lalu menyiram tadah lima ratus pakis sakat bersama guyur girang genangi…
Badai Petir 24 Celsius: Puisi Wahyu Mualli Bone
Remang bercak canon pijar di sana. Petir hanya memandangi dentuman di persemayaman.…
Hujrina Gramesa: Puisi Wahyu Mualli Bone
Panjang tangisan, entah kapan keringnya yang lebih berat dari kebendaan lainnya. Pertalian…
Mencangkok Pekan: Puisi Wahyu Mualli Bone
Pekan sudah berbunga jantan, melepas kaidah membuah biji, berbelah dua ataupun tunggal,…
Tahun-Tahunan: Puisi Wahyu Mualli Bone
Dihitung dari tahun awal sangat memungkinkan menjadi judul yang cukup panjang ditulis…
Selamat Tahun Baru: Puisi Zainul Dzakwan Arabi
Selamat dari tidak selamatnya bulan-bulan genap yang hanya bersemat nominal kertas yang…