Kategori Pencarian
Puisi
Arti Wahyu Mualli Bone: Puisi Wahyu Mualli Bone
Sepanjang bulat kalimat yang jarang lurus menandai kebendaan
Perhatikan
Senantiasa…
Raja Bulan Bertahta: Puisi Sariana
Oh, Raja Bulan!
Manakala engkau menebarkan aura
Seluruh pintu keburukan terkunci…
Mataku Buta Karenamu: Puisi Lalik Kongkar
Ini mataku yang membuta
Mata yang dulu menatapmu manja
Telah tertutup hanya nampak…
Hujan Sore: Puisi Setiabasa
Hujan telah reda
Dari jendela café Orion kulihat
Titik air bergelantungan di ujung…
Kedabu Tanggam: Puisi Wahyu Mualli Bone
Buah runcing muka masih berbunga sebelum membiakkan anak. Tidak pernah dituai, cuma…
Atan yang Merantau di Tanahnya Sendiri: Puisi Zulfadhli
Angin yang datang membelai tingkap
tingkap rumah kita yang lama terbiarkan
sejak kaki…
Merbau dan Rezeki Kebebasan: Puisi Zainul Dzakwan Arabi
Pantang lupa,
Rasa itu, merah itu
Di hayatmu
Seperti kembangsepatu
Selepas gerimis dan…
Rinai Doa: Puisi Muhammad Ridwan Tri Wibowo
Yang aku tahu
hanya ada satu musim
di dunia ini.
Yang di setiap harinya
ada rinai…
Pada Masanya: Puisi Yenni Reslaini
Hembus padu angin mengepak layar lewat samudera-samudera
Dari Mesopotamia bahtera melaju…
Gurugram: Cerpen Panji Pratama
Bibir Bu Inge menyipit lebar. Senyumnya mencetar-cetar. Pagi itu, guru-guru lain…
Aku Tak Bisa Lagi Tertawa: Puisi G. Sukaton
Aku tak bisa lagi tertawa
saat badut-badut berdasi bergaya dilayar kaca
Karena anggaran…
Catatan Kecil Milik Kawanku Yang Ku Curi: Puisi Boy Hagel Saputra Tarigan
Seorang bocah duduk lesu di dalam kelas itu
Di deretan bangku yang paling belakang…
Emas Intan Petani: Puisi Setiabasa
Melimpah ruah rempah negeriku
Digandrungi, diburu sejak dahulu
Pernah harganya melebihi…
Meneguk Cahaya: Puisi iesti KM
Saat pintu dan jendela dibuka, derit memanggil wajah-wajah cerah
Dersik angin bermain di…
Gambar: Puisi Aal Rahim Sekha
Kanvas putih terbentang dalam sepi
Pensil untuk sketsa belum diasah
Sedang hari semakin…