Kategori Pencarian
Puisi
Emas Intan Petani: Puisi Setiabasa
Melimpah ruah rempah negeriku
Digandrungi, diburu sejak dahulu
Pernah harganya melebihi…
Meneguk Cahaya: Puisi iesti KM
Saat pintu dan jendela dibuka, derit memanggil wajah-wajah cerah
Dersik angin bermain di…
Gambar: Puisi Aal Rahim Sekha
Kanvas putih terbentang dalam sepi
Pensil untuk sketsa belum diasah
Sedang hari semakin…
Happy Birthday untuk Sahabat: Puisi Ana Lailatul Fauziah
Kemarin kata mereka
usiaku masih muda
Terpampang angka di atas cake
Kini kata mereka…
Tertusuk Duri Tak Berujud: Puisi Ali Imran
Kutelan mentah-mentah
lisanmu yang mengoyak dada
bak ditikam belati bengkok menghujam…
Di Antrean SPBU: Puisi Boy Hagel Saputra Tarigan
(di antrean SPBU kutatap matanya
dan matanya menatap tanganku
dengan mewanti-wanti…
Puih!!!: Puisi Massittisya
Ingin kubungkam angkara
Menyumbatnya dengan aksara
Melumatnya dengan sumpah serapah tak…
Waktu Perubahan: Catatan M. Azrafiandi
Dalam salah satu tulisan yang saya baca terkait dengan peringkat Indonesia dalam PISA…
Rindu Tiada Berujung: Puisi Ali Imran
aku rindu kidung senja
aku rindu belai kasihmu
aku rindu nyanyian kenari
aku rindu…
Abadinya Tinta Hitam dan Kertas Putih: Puisi Lalik Kongkar
Hari ini aku melampiaskan kemarahan dalam sunyi, kemarahan yang tiada arti sebenarnya…
Akar Akit: Puisi Wahyu Mualli Bone
Mikak nak kamanak tu
Nak ka kiun caik daun.
Atas akar bakau senarai sanggam daun…
Interupsi: Puisi Mas Sitti Sya
Pada detik pertama mimpi terpahat
Segala harap berlipat-lipat
Dalam ingin yang sangat…
Di Bawah Bulan Sabit: Puisi Muhammad Ridwan Tri Wibowo
Bulan sabit di atas menara;
Langit biru ke abu-abu
Dan rada ke biru.
Sepasang manusia…
Putaran Waktu, Kenangan Saat Itu: Puisi Aal Rahim Sekha
Menit dan detik ada dalam waktu
Berputar juga ia di jarum jam
Langkah yang gontai ini…
Tumbuk Biji Kopi: Puisi Ana Lailatul Fauziah
Biji kopi pilihan memanggil
Mengajak lumpang bermain dengan alu
Menumbuk berbuah irama…