Kategori Pencarian
Puisi
Bogor | Puisi : Faustina Hanna
BOGOR
-- Puncak
suara gesekan rem dan laju gesit kendaraan makin!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->…
Pada Gelap Bayang Ayah | Puisi : Eko Ragil Ar-Rahman
PADA GELAP BAYANG AYAH
Adalah remang samar boneka beruangku yang dulu kau buang!-->!-->!-->!-->!-->…
Balon Biru | Puisi : Hening Wicara
BALON BIRU
semesta tak jemumengantarmu ke balkonkudalam rentang panjang waktudalam!-->!-->!-->!-->!-->…
Akan Asal Nama Negeri | Puisi : Mulyati Umar
AKAN ASAL NAMA NEGERI
ketika detik tak lagi berdetak
di antara awan yang!-->!-->!-->!-->!-->…
Menggenggam Apa? | Puisi : Delfianty Martin
MENGGENGGAM APA?
Setelah kecewa sebelanga kau buat ternganga, menggelinjang segala!-->!-->!-->…
Dermaga Sungai Jantan | Puisi : Rian Kurniawan Harahap
DERMAGA SUNGAI JANTAN
Kau termangu pada dermaga
Di senja yang buram
Mengingat!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->…
Toko Boneka Anak-Anak | Puisi : Eko Ragil Ar-Rahman
TOKO BONEKA ANAK-ANAK
Selamat datang, saya akan membantu Anda untuk menyusun sebuah!-->!-->!-->…
Cerita Kita | Puisi : Delfianty Martin
CERITA KITA
Dulu,
Kupikir cinta selalu menawarkan kebahagiaan,
Menghalau sedih!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->…
Kumencari Aku Di Dalamnya | Puisi : Firman Wally
KUMENCARI AKU DI DALAMNYA
Mencari sesuatu mengitari taman
tempat yang tidak!-->!-->!-->!-->!-->…
Rengat Dan Januari | Puisi : Rian Kurniawan Harahap
RENGAT DAN JANUARI
Kami berkabung
Indragiri keruh riuh dengan darah
Tubuh-tubuh!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->…
Balon Hijau | Puisi : Hening Wicara
BALON HIJAU
mencoba mengaksarakanmumembuat kepalaku terasa berketombe dan!-->!-->!-->!-->!-->…
Cahaya-Mu | Puisi | Tien Marni
CAHAYA-MU
Di negeri ini
Angin bertiup tidak bermusim
Terkadang menghembus!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->…
Ajari Aku | Puisi : Abu Humaira
AJARI AKU
Aku mengenalmu selintas layar
Kau hadir berbilik maya
Walau banyak!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->…
Sahabat | Puisi : Abu Humaira
SAHABAT
Sahabat...
Tidurmu terganggu karenaku
Pikiranmu terbagi
karenaku
!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->!-->…
Balon Jingga | Puisi : Hening Wicara
BALON JINGGA
kau yang terakhirdan paling lama hadirdi balkonkukudapatkan kau dari!-->!-->!-->!-->!-->…