Friday Reminder!

31

Here are some reasons why the believers are continuously being optimistic and hopeful despite the challenges they are facing:

1. The certainty in their believe that nothing happens without Allah’s decree and divine decision. And with Allah’s decree and divine decision, no matter how bitter it is, in-shaa Allah it’s the best.

2. This worldly life is identical to challenges. Life is challenge. Ready to live also means ready to be challenged. And as long as we are breathing the oxygen we are challenged. There is only one way to escape the worldly challenges; death and Jannah.

3. This life is essentially a process. And the process is essentially a struggle. And any struggle requires sacrifices. Be ready for it.

4. This world is temporary and certainly will perish and end. No matter how difficult the challenges of life may be it’s ending. And trust, at the end of that tunnel always there is a shining light.

5. The faith teaches that with every difficulty (‘Usr) there is ease (yusr). We just need to find its doors.

6. We believe in the concept of “ijtisaab”. That every thing happens with exact calculations. The difficulty in life and is faced with strength and patience the more goodness and positive result will come up. With our positive attitude and response very thing will end with beauty.

7. The ultimate hope beautiful life and happiness for the believer will be in Jannah Al-Firdaus, in-shaa Allah. This faith will overcome all challenges and difficulties of this temporary life.

May our life, with all challenges and difficulties attached to it be blessed with goodness; both here and in the hereafter. ربنا اتنا في الديا حسنة وفي الاخرة حسنة وقنا عذاب النار

Jum’ah Mubarak!

 

Pengingat Hari Jumat!

Berikut adalah beberapa alasan mengapa orang-orang percaya terus optimis dan penuh harapan meskipun ada banyak tantangan yang mereka hadapi:

1. Keyakinan mereka bahwa tidak ada yang terjadi tanpa takdir dan keputusan Allah. Dan dengan ketetapan dan keputusan Allah, sepahit apapun itu, insya Allah itulah yang terbaik.

2. Kehidupan dunia ini identik dengan tantangan. Hidup adalah tantangan. Siap untuk hidup juga berarti siap untuk ditantang. Dan selama kita menghirup oksigen, kita akan terus ditantang. Hanya ada satu cara untuk lepas dari tantangan duniawi; kematian dan Jannah.

3. Hidup ini pada dasarnya adalah sebuah proses. Dan proses tersebut pada dasarnya adalah sebuah perjuangan. Dan setiap perjuangan membutuhkan pengorbanan. Bersiaplah untuk itu.

4. Dunia ini bersifat sementara dan pasti akan binasa dan berakhir. Sesulit apapun tantangan hidup pasti akan berakhir. Dan percayalah, di ujung terowongan itu selalu ada cahaya yang bersinar.

5. Iman mengajarkan bahwa bersama setiap kesulitan (‘Usr) ada kemudahan (yusr). Kita hanya perlu menemukan pintunya.

6. Kami percaya pada konsep “ijtisaab”. Bahwa setiap hal terjadi dengan perhitungan yang tepat. Kesulitan dalam hidup dan dihadapi dengan kekuatan dan kesabaran maka akan semakin banyak kebaikan dan hasil yang positif yang akan muncul. Dengan sikap dan respon positif kami, segala sesuatu akan berakhir dengan keindahan.

7. Harapan akhir dari kehidupan yang indah dan kebahagiaan bagi seorang mukmin adalah di Jannah Al-Firdaus, insya Allah. Iman ini akan mengalahkan semua tantangan dan kesulitan dalam kehidupan yang sementara ini.

Semoga hidup kita, dengan segala tantangan dan kesulitan yang menyertainya diberkahi dengan kebaikan; baik di dunia maupun di akhirat. ربنا اتنا في الديا حسنة وفي الاخرة حسنة وقنا عذاب النار

Jum’ah Mubarak!

 

 

 

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan