Puisi Cipta Al-Zafif: Puisi, Aku Pergi

123

PUISI, AKU PERGI

Aku pergi menjadi sepasang mata
yang menatapmu layaknya orang asing
dan menatap duri dari kejauhan

Aku pergi meninggalkan
tempat lampauku yang tragis
bersama ¼ – 2 ¼   pertengkaran  
yang kau wariskan padaku

Suntuk rasanya aku hidup
diantara permintaan redup:
mereka yang kau kabulkan
hanya takjup pada dirinya

Biarlah cinta dan pengalamannya
-dua madzhab sesembahan penyair ini-
ku tinggalkan bersamamu
tak kuat ku terima kutukannya
dan rayuan-rayuannya.

Berita Lainnya

NARKOSIS  LITERASI

Aku ingin benci kepadamu
yang menuliskanku
di ujung senyuman bohongmu
dan di aliran rasamu yang dibuat-buat

Sekarang aku pergi
dan biarlah di tengah perjalananku
kau mengunjungi puisiku yang menjadi musuh
di masa kecilku.

Degub Cipta, 2021

  • Santri PPA. Lubtara., Siswa  Kelas Akhir  SMA 1 Annuqayah. Aktif Di Komonitas Jembatan Pena dan Masyarakat Seni Annuqayah (MSA) Serta. Lesehan Seni Annuqah (LSA)

Untuk pemuatan karya sastra (Puisi, Cerpen, Pentigraf, Esai, Pantun, Kritik, Resensi, Peristiwa Budaya, dan tulisan sastra lainnya) silakan dikirim melalui surel:

redaksi.tirastimes@gmail.com

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan

1 Komentar
  1. ika mengatakan

    Always keren. Semangat selalu author:)