Janji//Janin//Pusara: Puisi Yenni Reslaini

54

/Janji/
segumpal titik
temu dalam rahim menyapa Tuhan
baca bait-bait S&K
tanda cap ruh ditiup
cikal bakal tumbuh berakar di tubuh rapuh

/Janin/
copas segala gurat emak
ayah terukir dari rambut sampai tumit
warna segala kulit
mata terhimpit sebelum fajar terbit
tunggu beberapa purnama sebelum dunia papar jiwa

/Pusara/
rangkak tubuh tak lagi tegak
menganyam mimpi tua pada liang lahat
harapan kamar ber-AC
semerbak Stella jeruk
hanya ada tumpuk remah basah
gerogot cacing tanah menista
rangka tak berdaging
kapur barus sengat dalam busana ikat
putih yang gelap
rengek tak sampai di dinding jagad

Tulisan Terkait

Katastrofe HAM: Catatan Cak AT

Tuhan bacakan kembali janji janin
habis tenggat berbuah pusara sekelebat
pada ufuk gelap
setelah dosa-dosa telan abadi khilaf.

Rantauprapat, 24 Mei 2024

Yenni Reslaini. Pertama kali memantapkan diri dalam dunia kepenulisan saat bergabung dalam forum kepenulisan di FLP cabang Labuhanbatu dari tahun 2015. Karya yang sudah dibukukan berupa cerpen “Jangan Panggil Aku Sebelum Kau Mencinta” dalam antologi cerpen FLP Labuhanbatu “Ceritamu Ceritaku di Rantauprapat”. Menulis 1 novel dan terbit di tahun 2020 Takdir Ilalang, oleh penerbit Ahsyara.

 

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan