Orang-orang Rempang: Puisi Fakhrunnas MA Jabbar

830

sungguh luka
hatiku berdarah
merebak ke ceruk jiwa
nestapa menari-nari
di ujung bedil dan gas airmata

adakah yang lebih siksa
dari deru debu
melecut marwah
kala terusir dari tanah laman
berabad sudah
nyawa dan dada bersebati lama

Tulisan Terkait

Katastrofe HAM: Catatan Cak AT

Berita Lainnya

orang-orang rempang
tak bisa tengadah
tersungkur di kaki penguasa

Pekanbaru, 9 September 2023

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan