hujan air mata bercampur pasir
duka berpendaran di langit
gumam al fatihah
mengiring keranda
jasad boleh pergi
merah putih tetap di hati
idealisme meninggi
tegak di gunung pasir
laillahailallah
tiada tuhan selain Allah
wa laa haula wa laa quwwata illaa billahil
‘aliy-yil ‘azhiim
tidak ada daya dan kekuatan yang berguna kecuali dengan pertolongan
Allah yang Maha Tinggi
lagi Maha Mulia
butiran pasir berwirid
membuat pusaran kekuatan illahi
kekuasaan bertatah rupiah
bakal sirna ditelan murka
di meja tuhan
palu keadilan mengancam
siapa salah bakal seleh
siapa benar akan bersinar
becik ketitik ala ketara
pangkat bisa minggat
rakyat dapat berkuasa di istana
bendera setengah tiang berkibar di lumajang
ikan-ikan di laut bersujud
batu-batu berdoa khusu
ombak laut hening tengadah
memanjat doa atas gugurnya pahlawan pasir
salim kancil
terukir mungil
di atas hamparan pasir
semerbak bau wangi
menghias hati
allahummagfir lahu warhamhu wa’afihii
wa’fu ‘anhu
ya Allah, ampunilah dia, beri rahmat dan sejahterakanlah dia
serta maafkanlah dia
01102015
Untuk pemuatan karya sastra (Puisi, Cerpen, Esai Kritik Resensi, Peristiwa Budaya dan tulisan sastra lainnya) silakan dikirim melalui surel: redaksi.tirastimes@gmail.com