Semangkuk Lapar: Puisi Umi Hanin

131

Di balik pintu dapur
Tempat terbaik
Melihat kepul-kepul harapan
Yang ditanak bersama nasi
Melangit menembus takdir

Tatkala terbangun
Pikiranku setumpuk kabel
Kusut
Dalam warna warna hidup
Menahan kosong isi perut
Dalam semangkuk lapar dan haus

Segala pintu terbuka
Aku ketuk satu
Lembaran tadarus mulai terdengar dan kulihat namamu usang
Lama kutinggalkan

Berita Lainnya

Puasa mengajariku arti prihatin
Mengetuk langit di sujud paling akhir
Gelegar rindu ampunan
Merongga hingga hanyut darah
Dalam purna berserah

Dingin, 16 Maret 2024

Umi Hanin. Lahir di Tangerang dan menetap di kota yang sama. Alumni UIN Syahid Jakarta ini pernah belajar di KMO Batch 52. Menulis sejak akhir tahun 2022. Kini aktif di Ruang Kata. IG: @umihanin

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan