Senja Penyonggol : Puisi Jamaludin

Senja Penyonggol : Puisi Jamaludin

121

Senja Penyonggol
Oleh: Jamaludin

 

Penyonggol duduk, mata menatap jalan,
Menunggu pesanan yang tak kunjung datang.
Kaki-kaki yang dulu kuat, kini terpaku,
Mimpi-mimpi yang memudar seperti asap.

Tangan-tangannya, yang dulu lincah mengangkat,
Sekarang tergantung tak berdaya,
Menatap masa lalu yang membanggakan.

Jalan-jalan yang dulu dipijak,
Kini diinjak roda-roda besi,
Menghancurkan harapan, memupus impian.

Penyonggol mengingat saat-saat bahagia,
Ketika keringatnya membasahi punggung,
Sekarang hanya kenangan pahit.

Tulisan Terkait

Katastrofe HAM: Catatan Cak AT

Berita Lainnya

Dia menatap langit, berdoa sunyi,
Mengharapkan keadilan bagi pekerja,
Tapi roda-roda terus berputar.

Malam menjelang, penyonggol bangun,
Menghadapi kenyataan pahit,
Pekerjaan yang hilang, mimpi yang pupus.

Penyonggol menutup mata, mengakhiri harapan,
Mengucapkan selamat tinggal pada masa lalu,
Menyerah pada keadaan yang tak berubah.

 

Brebes, 5 Januari 2025

BIONARASI

Nama Lengkap: Jamaludin
Nama Panggilan: Jamal
Tempat, Tanggal Lahir: Brebes, 2 April 1978
Jenis Kelamin: Laki-laki
Agama: Islam
Alamat: Dukuh Sigombyang RT 02 RW 04, Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah
No. Telepon/HP: 0852 9001 0404
Email: zahrajamaludin@gmail.com

Pendidikan:
SD: SDN Sridadi 03 (1983–1989)
SMP: MTs Muhammadiyah Sirampog (1989–1992)
SMA: SMEA Muhammadiyah Sirampog (1996–1999)
Perguruan Tinggi: Universitas Terbuka, PGSD (2007–2012)
Pekerjaan:
Guru Sekolah Dasar (Kepala SDN Mendala 01, Kecamatan Sirampog)

Hobi:
Menggambar
Membaca
Menulis

Prestasi:
1. Pembimbing Juara 1 Lomba Cipta Puisi SD LCSPN Kabupaten Brebes, 2010
2. Pembimbing Juara 1 Lomba Cipta Puisi SD LCSPN Kabupaten Brebes, 2014
3. Pembimbing Juara 1 Lomba Cipta Puisi SD LCSPN Provinsi Jawa Tengah, 2014
4. Pembimbing Juara 1 Lomba Cipta Puisi SD LCSPN Kabupaten Brebes, 2015
5. Pembimbing Juara 3 Lomba Cipta Puisi SD LCSPN Provinsi Jawa Tengah, 2015

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan

1 Komentar
  1. Cinta mengatakan

    Puisinya indah sekali.. Sangat menyentuh ❤❤