Sujud syukur kuungkapkan
Ku tak jauh dari sisi pelipur laraku, sandaran hati, mutiara jiwa yg tak tergantikan
Ibu terimakasih telah hadirkan aku dalam untaian doamu
Lantunan menembus bumi dan langit
Meneduhkan jiwa rapuh
Ibu betapa aku mencintaimu, menyayangimu
Ku balas dalam sujud syukur di malam-malam indahku
Terima kasih ibu, tas kehangatan cinta, pengorbanan dan kasihmu nan tulus.
Terima kasih ibu, biarkan ku kelak menjadi seperti jiwa dewimu.
Sujud syukurku ibu, hangatnya doamu meneduhkan jiwa rapuhku.
Kefamenanu, 26 Juni 2024
Winfrida Apryana Kobesi. Dari Timor. Kelahiran 17 April 1985. Bekerja pada Dinas Perpustakaan & Kearsipan Daerah Kab. Timor Tengah Utara. Memiliki hobi membaca & menulis sehingga memilih untuk mengambil jurusan Ilmu Perpustakaan. Saat bergabung di Rumah Kreatif di situlah keinginan terpendam dapat di tuangkan melalui tulisan-tulisan sederhana.