Syair Merindu Jodoh | M. Rizal Ical

Tulisan Terkait

Melihat purnama indah berseri
Menyebar sinar serata negeri
Menawan hati tiada terperi
Menikam kalbu merasuk sanubari

Alangkah rindu menatap bulan
Meski berjarak sebalik awan
Terpaut rasa tidak karuan
Beban berat sakit menahan

Bicara rindu perkara sulit
Sampai membuat perasaan sakit
Begitu mendera geram menghimpit
Kepada siapa tangan menggamit

Hendak bertanya kepada pungguk
Malah terbang membuat haruk
Tiada sudi bersembang duduk
Apalagi mesra membelai peluk

Sempat tersinggung melihat jangkrik
Saling kejaran sambil melirik
Senyum menghias jerit memekik
Hasrat gelora seketika menjerit

Wahai puan di mana gerangan
Lama menunggu kurun beragan
Mungkin berada atas kahyangan
Berpalung sunyi dasar lautan

Sedikit tidak banyak memilih
Paras rupa menua tersisih
Perangai mulia saling berkasih
Halal menyiram menyemai benih

Sendiri membujang menimang bimbang
Takut menyalah perilaku sumbang
Serupa dengan sifat binatang
Jalin huungan cinta terlarang

Niat tulus menjaga fitrah
Segera tunai anjuran sunah
Betapa mulia tujuan menikah
Segala berserak berkumpul sudah

Sekalian siasat telah dibuat
Petunjuk ajar didengar hikmat
Dengan seksama liat gelagat
Sebarang habuk tiada mendekat

Orang mengejek menambah risau
Terucap cakap gantung pelalau
Mandi belimau ramuan bedelau
Ketawa lucu perkara meracau

Pernah bertanya tetua pandai
Gerangan sebab punca terungkai
Tunduk tengadah do’a menguntai
Kecamuk raib hilang terlerai

Jawaban hebat dalam nasehat
Panjang berjurai tamsil ibarat
Sungguh terkesan paham makrifat
Terhindar badan azab maksiat

Sepertiga malam Tahajud khusyuk
Pasrah diri zikir memeluk
Memohon tafakur sambil tertunduk
Kepada Allah merayu pujuk

Memang jodoh takkan kemana
Kuasa Allah setiap rencana
Cuma terkadang gundah gulana
Fitrah insan semesta buana

Merindu jodoh kepankah datang
Hendak berkasih sayang menimang
Menangguk gelora perasaan tenang
Kemudian mahligai tegak terpampang

Memang masih sebatas khayalan
Berkelana dalam kecamuk angan
Tetapi yakin tertulis suratan
Bersatu hati menggapai impian

Melewati malam bercanda mesra
Bertentang mata berbinar asmara
Tanpa ragu hilang sengsara
Berpacu peluh dayung bahtera

Terhempas senyum seri terkulum
Umpawa bunga mulai menguntum
Semerbak mewangi aroma harum
Seiring terlentang tubuh berdentum

Sebelum dapat pantang menyerah
Ikhtiar bersungguh tanpa lelah
Terbentang jalan melintas mudah
Mengejar jodoh kepunyaan Allah

Bengkalis, 06 Agustus 2022

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan