Syair Segunung Belaian Ar-Rahman – M. Rizal Ical

Syair Segunung Belaian Ar-Rahman

Dengan Bismillah bermula kalam
Jemari menulis sesuai ilham
Supaya rasa tiada dipendam
Tenang batin jiwa tenteram

Terik panas bulan Ramadhan
Menyengat hingga sekujur badan
Cobaan bagi orang beriman
Menahan dari segala godaan

Allah pemilik cinta terindah
Kepada hamba bersifat pemurah
Lautan kasih curah tertumpah
Bukti pertanda semesta Rahmah

Hanya terkadang manusia lupa
Banyak alasan penyebab kenapa
Ketika kemaruk dunia menerpa
Terjerumus maksiat dosa menimpa

Selalu lalai mengucap syukur
Padahal rezeki datang teratur
Ibadah jauh sempadan kufur
Hina diri jatuh tersungkur

Bukti Allah memberikan sayang
Karunia hidup bukan kepalang
Sejak rahim mati menjelang
Sungguh tiada dapat terbilang

Hidup adalah sebuah anugerah
Betapa agung kebesaran Allah
Tiada balasan selain menyembah
Supaya pribadi jangan serakah

Nafas hidup nikmati dunia
Terkandung berkah tanpa rahasia
Tinggal insan paham karunia
Meraih takwa insan mulia

Manusia tercipta sangat sempurna
Nikmat akal berdaya guna
Niat lurus pikir bijaksana
Terhindar dari duka bencana

Jikalau tidak pandai mengolah
Terbawa insan ke tempat rendah
Terhina diri tiada marwah
Sepanjang umur menjauh berkah

Orang beriman tinggi derajat
Menuntut ilmu paham hakikat
Segala buat jelas matlamat
Allah angkat beberapa tingkat

Insan mulia paling bertakwa
Perangai baik setenang jiwa
Senyum terukir ketika tertawa
Pandai bergaul tidak jumawa

Belaian Allah suguhan rezeki
Kepada makhluk maha menghendaki
Teragung sifat ilham membisiki
Sangat adil menjauh dengki

Sadarlah insan pertolongan Tuhan
Setiap usaha setiap perbuatan
Maha pengasih memberi belaian
Ketika letih penuh tatapan

Allah maha pemberi nikmat
Insan menghitung tiada dapat
Kering laut tinta mencatat
Belum selesai satu kalimat

Hendaklah mencari rezeki halal
Teramat baik sebagai bekal
Ibadah diterima urusan amal
Surga menunggu kehidupan kekal

Allah berikan kesehatan badan
Waktu luang serta kesempatan
Berguna untuk membuat amalan
Berbuat baik menebar kebaikan

Menggunung dosa ampun diberi
Pintu taubat penyesalan diri
Senantiasa terbuka datang hampiri
Merangkul peluk ulur jemari

Begitulah Allah menyayangi hamba
Luruh kasih memandang iba
Terkesima hati sujud menghamba
Terasa dekat tangan menjeremba

Syair bermadah masih bersambung
Lain sempat irama senandung
Alhamdulillah puji berikut sanjung
Hanya Allah tempat bergantung

Kelapapati, 07 Ramadhan 1442 H

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan