Syair Tarawih Cinta – M. Rizal Ical

Syair Tarawih Cinta

Bulan Ramadhan berkah melangkah
Hari berlalu terasa indah
Menuai pahala merangkai ibadah
Bekal akhirat tabungan melimpah

Menulis syair ungkapan lirih
Segala gelora bangkit merintih
Ilham kembara mengusir letih
Hendak menyibak Shalat Tarawih

Bukti cinta meneroka malam
Luahan rasa ungkapan terpendam
Biarlah gelap semakin mencekam
Menghamba diri hanyut berazam

Shalat Tarawih malam Ramadhan
Bentang sajadah barisan depan
Hayati bacaan lantunan Al-Qur’an
Terdengar syahdu sekujur badan

Tarawih bermakna waktu istirahat
Sesaat berhenti melepas penat
Kerjakan shalat beberapa rakat
Berdo’a khusuk rebah munajat

Setelah isya shalat dibangun
Tertib gerakan menurut rukun
Indah bacaan merdu tersusun
Setiap rakaat santun terhimpun

Ramai orang secara jama’ah
Elok bersatu sekalian ummah
Hidup malam cahaya gairah
Hendak mencari keberkahan Allah

Masjid ramai orang berkumpul
Berharap do’a ijabah makbul
Semua hajat muara judul
Mencari sempurna derajat betul

Rasulullah pernah berbuat demikian
Meski tercatat tiga kesempatan
Khawatir umat salah pemahaman
Sulit membeda mana kewajiban

Beberapa pelaksanaan jumlah rakaat
Meski berbeda tidakllah mudharat
Tujuan mulia mengangkat derajat
Hidupkan malam dalam tirakat

Delapan rakaat mazhab hanafi
Pendapat tiada sebarang nafi
Turut ibadah kalangan sufi
Berbekal ilmu landasan filosofi

Sebagian delapan mazhab Maliki
Dua puluh hitungan sebagian dimiliki
berdiri Hambali Syafi’i sekaki
Walau berbeda tiada dengki

Beberapa hadis menjadi acuan
Sunah hukum giat panduan
Pahala melimpah janji keutaman
Tempat memohon segala ampunan

Shalat Tarawih suguhan cinta
Mencurah rasa ke hadirat pencipta
Sepuluh jari tangan meminta
Menjadi pribadi kebanggaan semesta

Ampunan diharap perbaiki salah
Khilaf manusia perkara lumrah
Tarawih mengajak pujian bermadah
Lenyap pergi resah mendesah

Tarawih cinta merangkul peluk
Segera hilang segenap rajuk
Allah paham harapan makhluk
Terhindar diri bencana kutuk

Seberapa berat dosa menggunung
Perasaan hina susah ditanggung
Pujian ikhlas kalimat menyanjung
Ridha Allah sambung menyambung

Jangan Ramadhan berlalu percuma
Banyak pahala ajaran agama
Sujud shalat sikir berlama
Kepada Allah kasih bercengkerama

Selesai syair menjelang malam
Tenang hati bahagia bersemayam
Tarawih cinta gelora terpendam
Sanjung puji untaian kalam

Kelapapati, 03 Ramadhan 1442 H

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan