Tanya: Puisi Aal Rahim Sekha

367

Hujan memang sudah tidak lagi antri untuk turun
Sedang matahari juga belum mau bersitegang
untuk terus garang bersinar kala di siang hari
rumput rumput tersenyum simpul dengan liukannya
setelah digoda angin pagi.

Sumi yang gadis dusun itu mulai puber
Jaka yang baru bersunat telah pula mulai nakal
Ah….gambaran itu, telah pernah kita lewati
Mungkin engkau mengira aku masih menulis surat cinta
Dan menitipkannya pada tukang pos
Atau kau masih menunggu sapaàn mak comblang?
Adakah surat dariku untukmu

Tiba tiba hujan turun juga dan matahari sementara diam dan tersenyum

Engkau merindui ku?

Pekanbaru, 02032024

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan