Umak: Puisi Niki Malay

29

Umak, karma perantaramulah aku terlahir ke dunia ini
Umaklah perempuan yang pertama kali aku lihat
Banyak anakmu ini belajar tentang hidup kepadamu
Cerita jalan hidup ini akan selalu daku ingat
Kau adalah malaikat dalam kehidupanku
Umak, betapa sayangnya engkau kepadaku
Karna doa dan kasih sayangmu aku bisa tumbuh dewasa
Waktu begitu cepat berlalu, aku merasa belum bisa membahagiakanmu
Berkat doa umak lah aku bisa seperti sekarang ini
Doaku untuk umak semoga umak ditempatkan di sisi terbaik ALLAH
Umak, walaupun kita tak bersama lagi
Aku tetap merasa bahwa batin ini tetap dekat denganmu
Setiap sujud dan doaku selalu kucurahkan untukmu
Semoga ALLAH mempertemukan kita di surganya nanti
Umak maafkan aku
Mungkin mulut ini pernah membuatmu sedih
Mulut ini pernah membuatmu menangis
Aku tahu, umak wanita yang kuat
Aku tahu umak wanita yang tangguh
Di setiap aku membuat kesalahan umak hanya tersenyum dan berkata belajarlah lagi anakku
Umak, rasa sayang ini lebih luas dari dunia
Lebih banyak dari rambut di kepala
Lebih banyak dari buih yang ada di pantai
Ingin rasanya daku melepas kerinduan
Namun apakan daya engkau di alam barzah sedangkan aku di alam dunia
Semoga malaikatmu menceritakan kerinduanku kepadamu.

Berita Lainnya

Bagan Siapiapi, 16 Januari 2025

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan