Yayasan IFF Rencana Bangun Pondok Pesantren Modern Al-Aqsha Riau Metode Gazza Palestina.

PEKANBARU – TIRASTIMES : Survei Yayasan IFF (Indonesia For Fisabilillah) ke lokasi rencana Pondok Pesantren Modern Al-Aqsha Riau metode Gazza Palestina yang akan dibangun di antara (ditengah) 3 Kabupaten di Provinsi Riau, minggu (13/06).

“Lokasinya terbilang strategis terletak di Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis, posisi ditengah-tengah antara Kabupaten Bengkalis, Kota Dumai, dan Kabupaten Siak serta akses cukup mudah yaitu jalur Tol dan perairan Sungai Pakning.” kata ketua Yayasan IFF Datuk Bambang Irawan.

“Lahannya yg luas -+ 15 (lima belas) Hektar untuk bangunan inti pesantren dan di support -+ 20 (dua puluh) hektar kebun sawit untuk mendukung ekonomi pesantren.” tambahnya.

Pada kunjungan tersebut terdiri rombongan dari Yayasan Indonesia For Fisabilillah (IFF) satu orang yaitu Syech (Syech Mahmud), dan tujuh orang dari yayasan (Datuk Benks, Mujiburrahman, Armiyadi, Mastain AL Amin, Mulyono dan didampingi 2 Orang Arsitek).

“Kegiatan ini adalah pertemuan kedua, yg sebelumnya pertemuan antara Yayasan IFF dan Pak Nazar pada awal bulan Syawal lalu, sesuai dengan kesepakatan lahan tanah ayahnda Anizar Muhammad Yusuf yg dikenal dengan pak Nazar yg diwakafkan untuk Fisabilillah ini akan dibangun Pesantren Moderen Al Aqsha metode Gazza Palestine”. ungkap Datuk Bambang Irawan yang juga Sekretaris Umum LAMR Kota Pekanbaru.

“Nantinya bangunan masjid utama akan dirancang seperti masjid Al Aqsha, bangunan pendukungnya berkonsep timur tengah dan metode Hafizh Al-Qurannya dengan metode Gazza, karna yg akan memimpin pondok pesantren modern ini adalah SYECH AHMAD AS’AD ASHOFADI (Hafizullahita’ala) yg juga merupakan Direktur Rumah Tahfizh di Gaza Palestine.” ucapnya.

“Pembangunan pondok pesantren moderen ini perlu doa, sokongan dan bantuan semua pihak tentunya baik dari unsur Pemerintah Daerah, swasta dan masyarakat. Lebih cepat selesai pondok pesantren maka lebih baik. Kita akan cepat mencetak generasi muda yg Qur’ani di tanah melayu Riau ini.” pungkas Datuk Bambang Irawan.

Ditambahkan oleh Anizar Muhammad Yusuf “Semoga lahan yg di wakafkan ini menjadi amal jariah kami dunia akhirat dan menjadi kebanggaan keluarga kami dan masyarakat sekitarnya Pondok Pesantren yg megah ala Gazza Palestina, dan menghidupkan dunia pendidikan berbasis Al Qur’an.”

“Terimakasih kami ucapkan kepada Yayasan Indonesia For Fisabilillah (IFF), yg menerima Wakaf lahan ini untuk kebaikan kita bersama. “pungkas Pak Nazar. (hs)

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan