Dosen Unilak Latih Pelaku Usaha Ikan Patin Kab Kampar Membuat Laporan Keuangan Yang Baik Dan Berstandar

72

Pekanbaru-Tirastimes: – Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) perlu mendapatkan pendampingan dan pelatihan dalam membuat laporan keuangan. Jika beberapa lembaga atau dinas sering memberikan pelatihan kepada UMKM dalam memasarkan barang atau jasa, maka berbeda apa yang dilakukan oleh dosen Universitas Lancang Kuning Riau. 

3 orang dosen Unilak Riau justru memberikan pelatihan membuat laporan keuangan yang baik dan benar bagi pengusaha UMKM di desa Kampung Patin Kec 13 Koto Kampar, Kab Kampar, Agustus 2022 lalu.  Mereka adalah Dr Jeni Wardi, Liviawati, SE.MM AK CA, Drs. Muhammad Thamrin.MM.  Kegiatan yang merupakan bagian dari Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini diberi judul Tata Kelola  Keuangan UMKM di Desa Kampung Patin Kabupaten Kampar.

Pelatihan membuat laporan keuangan diikuti oleh sekitar 15 orang pelaku usaha dan pekerja. Tujuan agar  pelaku UMKM di kampung patin nantinya mampu mengelola keuangan dengan baik, yang dilaksanakan pada hari Kamis, 4 Agustus 2022 lalu di Desa Kampung Patin Kecamatan 13 Koto Kampar Kabupaten Kampar

Dr Jeni Wardi dalam keterangan tertulis alasan memilih memberikan pelatihan mengatakan, Desa Wisata Kampung Patin telah menjadi sentra perikanan di Riau yang mampu menghasilkan 15 ton patin per hari, karena hampir semua warga memiliki kolam ikan patin. Sekarang ada 160 hektare cakupan kolam ikan yang menopang ekonomi warga di Kampung Patin. Hampir setiap rumah di sini terdapat kolam ikan.

” Disini ada transaki keuangan yang berjalan setiap hari, namun dari pelaku usaha ini timbul beberapa persoalan terkait keuangan seperti belum adanya pencatatan usaha, kurangnya pengetahuan pemilik usaha tentang  pengelolaan keuangan yang baik, padahal dari pelaporan keuangan yang baik dan benar ini dapat mengetahui perkembangan usaha, katakanlah untung atau rugi.”ujar Dr Jeni

Atas dasar itulah maka kita membantu pelaku UMKM, dengan harapan agar  pelaku UMKM di kampung patin nantinya mampu mengelola keuangan dengan baik. Tujuan agar pelaku UMKM di kampung patin nantinya mampu mengelola keuangan dengan baik. Pelatihan ini jumlah pesertanya sebanyak 15 orang yang teridiri dari pelaku UMKM yang ada di desa kampung patin. Ucap Dr Jeni

Pada sesi akhir pelatihan, disimpulkan Pelaku UMKM di desa kampung patin kampar telah memahami dan mempunyai pengetahuan tentang pentingnya tata kelola keuangan dan pembukuan sederhana untuk usaha mereka. Kemudian mengerti bagaimana cara menyusun laporan keuangan sederhana sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku umum.

” Dari pelatihan ini didapat beberpa masukan atau keinginan dari peserta pelatihan, mereka berharap ada pelatihan rutin terkait manajemen bisnis dengan bekerjasama dengan perangkat desa, kemudian adanya MoU dengan lembaga pendidikan dan asosiasi profesi akuntan,” ujar Dr Jeni yang sering melakukan pengabidan kepada UMKM di Riau ini. 

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan