Balon Hitam | Puisi : Hening Wicara

192

BALON HITAM

ketika itu

dunia yang cantik dan tua baru saja menjadi ibu

dilahirkan bayi baru nan lucu

menggemaskan segala penjuru

bayi itu bernama

: sosial media

alam raya gempar

sang bayi bisa membuat waktu berputar

melawan arah jarum-jarum jam

menengunjungi ranah-ranah silam

orang-orang senang bukan kepalang

karena mereka bisa temukan semua yang hilang

juga bisa hadirkan segala kenang

Tulisan Terkait

Rempang: Husnu Abadi

Berita Lainnya

nan di ingatan hampir lekang

suatu malam

tiba-tiba saja ada balon hitam

di balkon sosmedku mendekam

ia datang menerkam segalaku yang runyam

kusam

buram

sekaligus ia rubah segalaku menjadi indah

meriah

merekah

walau demikian adanya

andai untukku hanya diperkenankan satu hal saja

aku ingin tak pernah saling mengenal dengannya,

selama-lamanya

Pekanbaru, Juli 2022

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan