AIR MATA
DIANTARA BATU NISAN
gerimis di pelataran masjid
senandung takbir dan doa
mengantar cinta berpisah dengan orang orang tercinta
menuju kekasih abadi
langkah putih
tertatih menuju bukit
segunduk tanah merah masih basah luka
lubang menganga
sebatang pohon kamboja berguguran
basah air mata
wajah kosong pandang melompong
diantara gagu langit kelabu
semerbak taburan kembang
wirid mengalir dari getar bibir
pasrah menerima
rumput ilalang bergoyang
mebisikkan kata
pergi untuk kembali pada yang memberi
sesuatu terjadi yang hakiki
memandang waktu telah selesai
gerimis menetes tak terhitung lagi
mata sembab bayang
tangan gemetar menulis kenangan di batu nisan
matahari jumat perlahan pergi
menyelinap di balik hutan jati
Kutoarjo 13122013
di makam karangduwur bersemayam Bunda Hj. Tutinah Banuwati (Ibunda Rina Hely)
Untuk pemuatan karya sastra (Puisi, Cerpen, Pentigraf, Esai, Pantun, Kritik, Resensi, Peristiwa Budaya, dan tulisan sastra lainnya) silakan dikirim melalui surel:
redaksi.tirastimes@gmail.com