Puisi : Air Mata Diantara Batu Nisan – Karya Wanto Tirta

AIR MATA
DIANTARA BATU NISAN

gerimis di pelataran masjid
senandung takbir dan doa
mengantar cinta berpisah dengan orang orang tercinta
menuju kekasih abadi
langkah putih
tertatih menuju bukit

segunduk tanah merah masih basah luka
lubang menganga
sebatang pohon kamboja berguguran
basah air mata

wajah kosong pandang melompong
diantara gagu langit kelabu
semerbak taburan kembang
wirid mengalir dari getar bibir

pasrah menerima
rumput ilalang bergoyang
mebisikkan kata
pergi untuk kembali pada yang memberi
sesuatu terjadi yang hakiki
memandang waktu telah selesai

gerimis menetes tak terhitung lagi
mata sembab bayang
tangan gemetar menulis kenangan di batu nisan
matahari jumat perlahan pergi
menyelinap di balik hutan jati

Kutoarjo 13122013
di makam karangduwur bersemayam Bunda Hj. Tutinah Banuwati (Ibunda Rina Hely)

Untuk pemuatan karya sastra (Puisi, Cerpen, Pentigraf, Esai, Pantun, Kritik, Resensi, Peristiwa Budaya, dan tulisan sastra lainnya) silakan dikirim melalui surel:
redaksi.tirastimes@gmail.com

Berikan Tanggapan

Alamat surel anda tidak akan dipublikasikan