aku menitip hati padamu
dari caramu membelai daun telingaku
dengan suaramu
pada balasan pesan paling puitis
sampai pada caramu berjalan
dan aku merasa kau tidak sendiri melangkah
di kegelapan
aku berharap adanya tawaran
bahu untuk kepalaku
yang lelah ini bersandar
bola mata ditangkap lentara
hidupku tak lagi sehitam kemarin
semua hal ingin kukeluh padamu
meskipun nantinya kau mengatakan
aku adalah orang bodoh,
yang hanya menghambur-hamburkan waktu untuk memungut perasaan
pada dadamu yang sunyi
Tahoku, 20 Oktober 2024