Seorang yang katanya datang dari masa depan
berkata padaku,
“Waktu aku hidup di abad ke-22, aku pernah
berteduh di bawah mobil terbang yang sedang parkir,”
celetuknya sambil menepuk-nepuk jas ujan plastiknya
yang ia keluarkan dari jok motornya.
Kemudian ia memberikanku selembar foto polaroid.
Di foto tersebut; aku melihat ia dan beberapa orang lainnya
sedang berteduh di bawah mobil terbang yang sedang parkir.
“Bagaimana?” tanyanya sambil memakai jas ujannya.
Kemudian ia naik ke motor PCX 160-nya.
Beruntungnya ketika ia ingin menarik gasnya
aku sempat menyindirnya,
“Alah paling ini editan. Mana ada orang dari abad ke-22.
Memberikan selembar foto polaroid yang sudah lecek begini.”
Muhammad Ridwan Tri Wibowo, mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Negeri Jakarta angkatan 2022.